Tamansari In Love (edited)



Description: "Dua orang remaja yang sedang berbicara mesra memandang penuh sesaknya dunia. Berbagai kepentingan saling berhimpitan tampak di mata mereka. Apa yang akan dihadapi nanti?, apakah kau akan menemaniku?. Berbagai pertanyaan yang mempunyai jawaban di jalan masa depan mereka pun bermunculan. Komunikasi dan saling mengerti antar keduanya akan membuat jalan untuk melewatinya. Memilihnya sebagai ikatan yang akan memberi kedewasaan hati. Mereka menyebutnya Cinta."



Gambar diatas aq ambil ketika jalan" wisata weekend ma istri. Kebetulan minggu itu memilih Tamansari sebagai tujuan kita. Diambil dengan pocket camdig, jadinya hasilnya ya seadanya. Kebetulan pas naik di lantai dua puing" bangunan di salah satu kawasan Tamansari, so curi" jepret dari belakang.



Karena hasil seadanya aq coba lakukan editing dengan Photoshop CS3 ku. Pertama, kasih efek Brightness and Contrast untuk mengatur cahaya dan ketajaman gambar. Kedua (yang ini lupa istilahnya), overlay layer dan gunakan filter Gaussian Blur dengan tingkat intensitas yang disesuaikan untuk menyamarkan noise dan menambah efek ketajaman cahaya dari objek. Ketiga, tambahin efek masking dan gunakan radial gradient untuk memberi efek gradasi cahaya di sekitar objek primer. Keempat, memberi efek di border image dengan menggunakan tools Erase mode Brush (LozaneBrushes).Kelima, beri tema/judul hasil karya anda.



Selamat menikmati dan selamat mencoba..

*next location weekend: Tamansari Palace, Keraton, Benteng Van Den Burgh.

Upah Dorong 20rb

Foto ini aq ambil di salah satu perempatan di jogja, ketika mo balik ke kantor dari maksi (red. makan siang) bareng rekan-rekan kantor. Kebetulan ada salah satu mobil yang mogok di lampu merah. Tugasnya polisi nih.., ngatur gmana supaya mobil yang mogok itu g mengganggu lalu lintas yang dikenal padat di perempatan itu.


Hmm., paling seneng deh liat kerja polisi kalo kaya' gini. Mendorong mobil ke tepi jalan supaya g menimbulkan kemacetan. Dit, knapa kamu seneng?. Ya iya lah, dah tugas mereka..!!, lagian buat apa aq bayar 20rb tiap kali kena operasi (red. razia sim motor) yang mereka adakan tiap kali butuh uang tambahan di akhir bulan..:p. Nah gitu dong, biar 20rb ku g sia-sia..:p. Besok kalo ketemu (red. razia sim motor) aq kasih lagi deh 20rbnya..:)

Btw, have a nice weekend..

Nobar Semifinal EURO 2008 (Ger-Tur)

Ajang Sepakbola EURO memang menjadi moment yang g boleh ditinggalkan bagi penggila sepak bola. Kamis (26/6) dini hari tadi menjadi waktu penentuan bagi Jerman dan Turki salah satu untuk melangkah ke Final EURO 2008. G mau melewatkan moment penting ini, NOBAR (Nonton Bareng) dengan layar lebar menjadi pilihan untuk menyaksikan ambisi Turki dan keganasan Tim Panser Jerman.

Jam10 dapet sms: “Dit, setelah dikonfirmasi di nusantara ada nonton bareng.”. Balas: “Ok, jam1 ketemu disana.”. Daripada nonton dikosan yang dapat dipastikan cuman bisa bertahan max. 15mnt pertandingan (selebihnya diliat besok di berita setelah bangun pagi,qiqiqiqqiii..), mending nonton bareng ma rekan kantor dan orang” pendukung kedua tim lainnya. Karena maspipin (datang dari jakarta) masih dijogja, aq ajak sekalian nimbrung nobar.


Seruu..!!, teriak, mengumpat, dll. Tentunya ditemani dengan segelas kopi susu dan rokok menambah nikmatnya melihat pertandingan yang berlangsung. Score 3-2 mengantar Jerman masuk di Final EURO 2008 ini (padahal dah teriak buat Turki) hiks..

Pulang ke kos, mampir ke burjo skalian saur nunggu subuh, besok pagi dah kerja lagi + kaya’nya ada agenda ke lapangan pagi (bantul), toew..oew..oew… Yang pasti Jumat (27/6) dini hari, Rusia vs Spanyol @ Kedai Nusantara juga g akan ditinggalkan. So, nobar lagi? ada yang mo ikut? menemani aq melihat kegembiraan Rusia masuk ke Final?,hehehee..:D

nb: photo diambil seadanya, insyaallah nanti bawa camdig.

Welcome To My Desk-Top

Hmm., liat Desktop Environment di lapie-ku yang sekarang jadi inget jaman dulu. Ada perbedaan yang sangat menyolok disini. Dulu, aq memilih style classic, software" yang dengan tujuan mempercantik tampilan desktoppun g ada. Hal ini mengingat untuk menghemat memori untuk proses aplikasi" software development yang aku pakai, ex: Delphi 7, Zend Development Environment, MySQL, Interbase, Firefox, IE, iTunes, YM, dll. Ditambah lagi lapie yang g pernah mati..:D.

Dan sekarang, kembalilah style default windows XP dengan penambahan tampilan sana sini. Mulai dari install dtNotes (Desktop Sticky Notes) untuk keperluan note todo list kerjaan kantor yang harus dislesaikan. Kemudian untuk sidebar desktop aq install Thoosje Sidebar agar desktop lapie-ku lebih cantik lagi..:p. Disamping pengen nampilin informasi jam analog, calender, image slideshow, dll. Aplikasi yang aq buka pun sekarang cuman Firefox, IE, Ms.Word 2007, Ms.Excell 2007, aplikasi untuk FTP, aplikasi Microtix untuk maintenance jaringan, sedangkan Zend (cuman sesekali ajah), Delphi 7 (kalo dikos ajah..:p).


Dan tentu saja my Desk pun juga berbeda, bekerja sambil ditemani Capucino Coklat dan LA Lights melengkapi pekerjaanku. Ditambah lagi dengan suara-suara dari penyanyi angkatan Pance Pondaag, Diana Nasution, Eddy Silitonga, Grace Simon,dkk, semakin membuat sahdu dalam lingkungan kerja. So g perlu kemana-mana kalo mo ngrokok, sok ajah kalo mo ngrokok mah..:p. Apakah nyaman kerja diruangan yang smoking area?, nyaman-nyaman aja tuh coz smua orangnya pada ngrokok smua..hahahaa....


dtNotes bisa di download di sini.
Thoosje Desktop Sidebar bisa di download di sini.
Capucino dan LA Lights bisa di download di warung-warung terdekat.
Lagu-lagu Tempo Doeloe bisa di download di server-server mp3 terdekat.

Selamat bekerja.. *ngambil sebatang rokok lagi..:D

Top 10 Most Played

Seorang teman menyapa q di YM dengan permintaan:
noname: dit, copyin 10 most played di iTunes mu yang sekarang dong...
noname: bosen ni dgn lagu yang akyu punya.:(
noname: sekalian pengen tau lagu lagu skrg yg bagus apa.


Hmm., beneran mo tau lagu-lagu teratas yg aq puter belakangan ini?. Coz biasany hasil yang diharapkan dari jawaban list lagu q adalah lagu” yang paling gress ataupun lagu” yg asyik”. Taste selera lagunya didit mah bisa dibilang “boleh lah..” hahahahaaa..:)). Dan JREEENGGG…., berikut adalah Top 10 Most Played on wongdidit’s iTunes:


1. Broery Marantika: “Hati Yang Terluka”
2. Broery Marantika feat Dewi Yull: “Kharisma Cinta”
3. Pance Pondaag: “Kucari Jalan Terbaik”
4. Harvey Malaiholo: “Jerat”
5. Endang ST dan Ratih P: “Jangan Sakiti Hatinya”
6. Endang S. Taurina: “Katakan Sejujurnya”
7. D’lloyd: “Apa Salah Dan Dosaku”
8. Broery Marantika: “Biarlah Bulan Bicara”
9. Bob Tutupoli: “Tiada Maaf Bagimu”
10. Art2Tonic: “Sejarah Musik Indonesia”
11. (Bonus) Leo Slayer: “When I Need You”


Toew..toew..oew…oew… Loh..kok?!!!. Knapa kamu dit?. Iya, memang sekarang dimana aja aq pasti kalo mo nyanyi" pasti yang terucap adalah salah satu lirik dari list lagu diatas. Kaya’ny aq dah ter-Influence ma lingkungan tempat kerjaku sekarang. Ruang kerja yang berada satu lantai dengan aq adalah bapak” yang punya jiwa bermusik juga. Yah., wajarnya bapak” ya otomatis lagu” yang sering diputer adalah lagu” nostalgia jaman muda dulu. Dan kebetulan laptop barunya smua mempunyai speaker dengan kualitas Altec, so suasana nostalgialah yang kerap aq dengarkan.

Tak cukup sampai disitu, dan kebetulan bapak” disini (include saya yang blm bapak”) mempunyai ritual yang kita sebut “Senin Kamis”. Setiap malam selasa dan malam jumat, kalo tidak ada halangan deadline kerjaan pasti kita sempatkan acara refreshing malam..:). Terminal (red. kita menyebutnya demikian) tetap yang kita singgahi adalah Terminal C (red. Centro Billiard & Lounge) dan Terminal Lama (red. Waroeng Tempoe Doeloe). Terminal C tempat untuk menggerakkan badan itung” olahraga. Dan Terminal Lama untuk melepas penat kesibukan kantor dengan bernyanyi dan menikmati live musik. Tentuny musik” yang dimaenkan adalah musik” jadul..:D. Kadang dangdut, jazz, pop, campur sari, dll, tergantung request dan sapa aja yang mo nyanyi diiringi orgen tunggal disana. Yah meski sebenerny tempatny kurang representatif buat aq, tp enjoy aja yg penting bs refresh dengan sedotan rokok dan kopi susu..:D. Ritual akan berakhir skitar jam1 atau jam2 dini hari..toew..oew..oew…:D.

Review wongdidit:
Tp jangan salah, lagu” diatas memiliki kekekalan lebih besar dari lagu” yang dibuat sekelas peterpan, samson, dkk. Konsep yang easy listening, nada-nada yang sederhana, lirik yang lugas dan ringan membuat lagu” seperti ini kekal sampai dgn skrg. Dengernya jadi rileks, nyaman, tenang dan ringan dipikiran. Yah, itung” ikut melestarikan sejarah musik yang ada di Indonesia ini. Meski dapat sindiran dari sana sini, “ntar keburu tua sebelum waktunya loh”, “jgn nyanyi kaya’ gitu terus na.. ntar dikira aq pacaran ma bapak-bapak..”, “suaramu kok dah kaya’ bapak-bapak dit”, “wah..seleramu skrg dah berubah ya dit..”, dll. Hehehe..tp gpp buat bekal nyanyi dihari tua besok. So..positifny skrg wacana musik q bertambah lagi dengan hadirnya lagu-lagu kenangan jaman Titiek Puspa, Meriam Bellina, Broery M, Koes+, D'lloyd, Grace Simon, Eddy Silitonga, Bob Tutupoli, Diana Nasution, dkk.

Hidup Moesik Tempoe Doeloe..!

Jogja Gallery "Setelah 20 Mei"

Kemarin, Selasa (27/5) aq dah beberapa rekan kantor jalan-jalan di jam kerja. Bukanny males kerja, tapi berhubung ada pemadaman listrik dari pagi sampek jam4 sore dari PLN. Jadilah kita jalan” sekalian bu Evi (Office Manager) nyari tempat untuk acara EGM (Expert Group Meeting) minggu depan. Setelah mampir makan siang di daerah lempuyangan, mampirlah kita ke Jogja Gallery yang berada di salah satu sudut Alun” Utara Yogyakarta.

Dan kebetulan di Jogja Gallery ada Pameran Seni Visual memperingati 100th Kebangkitan Nasional. Pameran yang mangambil tajuk “SETELAH 20 MEI” ini menampilkan lukisan dan karya” seni visual lainnya dari kurang lebih 70 perupa/artists/seniman bangsa.

Sepii..!!, itu yang mungkin bisa aq katakan sewaktu aq berada didalam gallery. Karena saat itu hanya aq dan teman”q saja yang berkeliling menikmati karya seni visualnya. Semoga ini tidak mencerminkan semangat nasionalisme yang ada dibangsa kita sekarang. Karena pada kenyataannya tidak semua anak bangsa tertarik dengan sejarah bangsany. Berbagai karya penuh makna tercermin dari goresan kuas diatas kanvas yang dipajang disisi tembok ruangan. Semua melukiskan tentang konflik sejarah dan problem bangsa saat ini.

Salah satunya adalah karya Ruslan yang mengangkat tema Problem dan Konflik Bangsa. Karya yang diberi judul Tanpa Batas II ini menerangkan bagaimana problematika dan konflik yang terjadi sekarang membuat para generasi muda bingung dalam mengarungi hidup. Gaya hidup yang hedonistis menjadi musuh modern bangsa kita. Dan menurut Ruslan salah satu jembatan yang dapat menyelamatkan sebuah bangsa adalah pendidikan. Ruslan mengibaratkan tali tampar sebagai cerminan jalan panjang yang ringkih yang harus dilalui para generasi muda saat ini.

Pameran Seni Visual, Jogja Gallery "Setelah 20 Mei": 20 Mei - 12 Juni 2008

Turunnya Standar Indonesian Idol

Mereka menyebut Indonesian Idol sebagai level tertinggi event pencari bakat didunia olah vokal yang bertaraf internasional. Puncak kebanggaan kita ketika berbicara Mike, Judika dan Firman dalam pentas bergengsi ini.


Menurut penilaianku adalah bahwa konsep dasarny adalah Indonesian Idol mencari person" yang memang benar" sudah memiliki kualitas dan talenta/kemampuan didunia tarik suara diatas standar. Dan tinggal memoles ajah dengan ilmu" teknis yang benar. Knapa aq menulis “kualitas” diikuti dengan “kemampuan”?. Karena tidak hanya kualitas yang kita bicarakan disini, ketika kita mo melakukan penilaian atas peserta yang ada di Indonesian Idol. Tidak hanya memiliki ciri khas suara, cengkokan dan vibrasi yang bagus ajah. Tetapi point penting yang mengikutinya adalah kemampuan dalam hal mengaransemen atau meng-makeover nada-nada yang ada pada lagu. Diantaranya, bakat pengetahuan dan kemampuan bagaimana membuat variasi" nada, bagaimana menciptakan suasana baru dari lagu yang akan dibawakan, bagaimana menonjolkan ciri khas yang dimiliki.

Lantas apa yang terjadi di Indonesian Idol sekarang?. Pre-spektakuler di jakarta, cewek itu (G****) menyanyikan lagu “Semenjak Ada Dirimu”-nya Andity. Dari awal lagu sampai akhir dia blank, g hapal lirikny, blank urutan" musikny. Dan mereka (sebut: 3 juri) meloloskanny untuk masuk ke spektakuler show. What the hell of this?!. Dan lucuny, tiap kali penampilanny di spektakuler sampai dengan skrg, bisa dikatakan selalu mendapat kritikan pedas (negatif) dari ketiga juri. “Lah yang meloloskan dia dulu masuk spektakuler tuh yo sapa..?”, batinku. Makin aneh aja nih Indonesian Idol sekarang..fuh!. Berikut cuplikan obrolan ringan dengan Momon (sebut: Herman Saksono) terkait penilaian dan pandangan tentang Indonesian Idol sekarang (obrolan sudah melalui proses editing):

herman: dit bagaimana opinimu untuk aji idol?
Wongdidit: bagus
Wongdidit: tp masih blm bagus" amat
herman: pitch controlnya masih nggak rapi
Wongdidit: kmrn seh cuman masalah dia brani ngaransemen ke jazz ajah
Wongdidit: itu yg membuat gebrakan..
herman: tapi aku nggak bisa enjoy jazz kalau pitcnya masih kayak gitu
Wongdidit: aq ngrasa konsepnya berubah..
Wongdidit: skrg menurun
herman: iya aku juga merasa begitu e
herman: kualitas vokale biasa2 bgt
herman:tapi sing pengamen kae apik to dit
herman: suarane solid
Wongdidit: yup
Wongdidit: lumayan
herman: duh isin nek nonton american idol, njur nonton indonesian idol

Hmm., yang aq rasakan adalah bahwa konsep yang ada sekarang telah mengalami pergeseran ke penurunan standar. Penilaianku adalah pada taraf standar, dan bahkan ada beberapa yang dibawah standar. Dah mulai mengandung unsur empati didalam event ini. Mungkin pengen meniru American Idol yang menciptakan penyanyi bergitar seperti David Cook, penyanyi muda usia belasan yang bertalenta seperti David Archuleta, atau penyanyi berbakat yang diambil dari latar belakang pekerja bangunan, dll. Tapi malah lepas dari konsep dasar yang ada. Hasilnya, sekarang yang aq rasakan adalah Indonesian Idol kurang “greget”, “biasa ajah”, “standar”, “g wajib ditonton”.